Khasiat.org

Markisa

Bagikan artikel ini pada teman atau saudara yang membutuhkan

Daftar Isi

Last update: February 21, 2026

Markisa, dikenal juga sebagai passion fruit, adalah buah tropis yang populer karena rasa asam-manisnya dan biji berair yang menyegarkan. Ada beberapa varietas (mis. ungu dan kuning), dan hampir seluruh bagian buah — pulp, biji, serta kulitnya — mengandung senyawa bioaktif. Selain enak dimakan langsung, markisa sering diolah menjadi jus, topping yoghurt, selai, dan bahan dalam kue atau minuman sehat.

Manfaat

Markisa menawarkan kombinasi serat, vitamin, dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan sehari-hari. Beberapa manfaat yang didukung oleh penelitian atau kandungan nutrisinya antara lain:

  • Mendukung kesehatan pencernaan berkat serat larut dari pulp dan bijinya, yang membantu pergerakan usus dan memberi makan mikrobiota usus.
  • Memberi antioksidan dan efek anti-inflamasi karena kandungan polifenol, karotenoid, dan flavonoid; ini membantu melawan stres oksidatif yang terkait penuaan dan penyakit kronis.
  • Dukungan metabolik: beberapa studi laboratorium dan uji klinis kecil menunjukkan ekstrak atau suplemen markisa (mis. dari kulit) dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula pada kelompok tertentu.
  • Menunjang kekebalan & kesehatan mata karena vitamin C dan provitamin A (beta-karoten) yang ada di buahnya.

Kandungan Nutrisi (per 100 g pulp, kisaran rata-rata)

Angka berikut merupakan kisaran umum untuk pulp markisa segar — bisa sedikit berbeda antar varietas dan sumber data:

  • Energi: ~ 80–100 kkal
  • Air: ≈ 70–75 g
  • Karbohidrat total: ~ 20–23 g (termasuk gula alami dan serat)
  • Serat pangan: ~ 10–25 g (tergantung apakah biji ikut dihitung) — markisa termasuk sumber serat yang baik.
  • Protein: ~ 2–3 g
  • Lemak: ~ 0.4–1 g (banyak pada biji dalam bentuk minyak sehat)
  • Vitamin & mineral: vitamin C (signifikan), vitamin A / karotenoid, kalium, magnesium, dan sedikit zat besi serta fosfor.
  • Fitokimia: piceatannol, flavonoid, polifenol, dan karotenoid — komponen ini yang memberi efek antioksidan/anti-inflamasi.

Catatan: kandungan serat dan beberapa fitokimia pada markisa relatif tinggi — oleh karena itu produk yang hanya memakai pulp tanpa biji (mis. beberapa jus komersial) biasanya memiliki serat lebih rendah.

Dosis Konsumsi

Markisa aman dikonsumsi sebagai buah segar atau bagian dari makanan. Panduan praktis:

  • 1–2 buah markisa utuh per hari (atau setara 100–200 g pulp) adalah porsi wajar untuk mendapatkan manfaat serat, vitamin, dan antioksidan.
  • Untuk ekstrak kulit atau suplemen (yang dipakai dalam beberapa penelitian klinis), dosis yang dipakai bervariasi — dalam penelitian Raju et al. dosis dan bentuk ekstrak diberi selama 12–16 minggu; namun suplemen sebaiknya dipakai sesuai label atau anjuran tenaga kesehatan.

Efek Samping & Interaksi

Secara umum markisa aman untuk kebanyakan orang jika dikonsumsi sebagai makanan. Namun perlu diperhatikan:

  • Alergi makanan: sebagian kecil orang melaporkan reaksi alergi terhadap markisa; mereka yang alergi terhadap lateks atau pepaya kadang menunjukkan reaksi silang. Jika muncul gatal, bengkak, atau sesak nafas setelah makan, hentikan dan konsultasi medis.
  • Gangguan pencernaan: konsumsi biji dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kembung atau ketidaknyamanan pada individu sensitif karena seratnya tinggi.
  • Interaksi obat: bukti terbatas; bila Anda menjalani terapi obat (mis. antidiabetes atau antihipertensi), diskusikan konsumsi suplemen/ekstrak markisa dengan dokter karena beberapa uji klinis menunjukkan efek pada gula dan tekanan darah.

Penelitian Ilmiah (pilihan penting)

  • Uji klinis pada pasien diabetes / kardiometabolik: beberapa studi kecil menunjukkan bahwa suplementasi dengan ekstrak kulit markisa dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan kadar gula puasa pada periode 12–16 minggu, namun hasil ini perlu verifikasi pada studi lebih besar dan beragam populasi.
  • Aktivitas antioksidan: ekstrak daun dan kulit markisa menunjukkan aktivitas antioksidan signifikan dalam model hewan dan uji laboratorium; studi-studi ini mengidentifikasi berbagai polifenol dan flavonoid sebagai zat aktif.
  • Pemanfaatan limbah (biji & kulit): penelitian terbaru menyoroti potensi penggunaan biji dan kulit markisa sebagai bahan fungsional (mis. ekstra serat, minyak biji) untuk produk makanan bergizi. Ini memberi nilai tambah pada pengolahan buah pascapanen.

Ringkasan Praktis

  • Markisa adalah buah bergizi tinggi serat, vitamin C, dan fitokimia antioksidan.
  • Makan 1–2 buah sehari adalah porsi aman dan bermanfaat untuk kebanyakan orang; suplemen ekstrak harus sesuai anjuran dan diawasi dokter bila ada kondisi medis.
  • Meski menjanjikan, beberapa klaim terapi memerlukan studi klinis lebih besar sebelum direkomendasikan sebagai pengobatan.
Herbamix 5

Mengandung 5 macam herbal yang terdiri dari Kunyit, Temulawak, Kayu Manis, Jahe, dan Kencur.

Black Garlic HSD

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperkuat imunitas dan melawan infeksi terhadap penyakit.

Temukan khasiat lainnya