Khasiat.org

Bukan Jeruk Juaranya: Mengintip Ranking Buah dengan Kandungan Vitamin C Melimpah

Bagikan artikel ini pada teman atau saudara yang membutuhkan

Last update: April 1, 2026

Selama ini, kalau bicara soal imun tubuh, pikiran kita langsung tertuju pada jeruk. Iklan-iklan suplemen juga selalu menggunakan ilustrasi buah oranye ini. Padahal, jika kita beradu angka di atas kertas, jeruk sebenarnya hanyalah “pemain tengah” dalam liga Vitamin C.

Banyak buah di sekitar kita—beberapa bahkan sangat murah—yang punya kandungan jauh melampaui jeruk. Berikut adalah peringkat buah-buahan dengan Vitamin C tertinggi yang perlu Anda masukkan ke keranjang belanja minggu ini.

Si “Pencuri Perhatian” dari Australia: Kakadu Plum

Jika kita bicara peringkat satu secara global, posisinya dipegang oleh Kakadu Plum. Buah kecil asal pedalaman Australia ini adalah anomali alam. Bayangkan, kandungan Vitamin C-nya bisa mencapai 3.000 hingga 5.000 mg per 100 gram. Sebagai perbandingan, itu sekitar 50 kali lipat dari jeruk. Sayangnya, kita jarang menemukannya dalam bentuk segar di pasar lokal, melainkan sudah dalam bentuk ekstrak suplemen mahal.

Jambu Biji: Sang Juara Lokal yang Sering Diremehkan

Nah, ini dia pemenang yang paling relevan bagi kita. Jambu biji (terutama varietas merah) adalah “superfood” asli tropis. Dalam 100 gram, ia menyimpan sekitar 228 mg Vitamin C. Cukup makan satu buah jambu biji ukuran sedang, dan Anda sudah melampaui batas kecukupan harian yang disarankan. Selain murah, jambu biji juga kaya serat yang bagus untuk pencernaan—paket lengkap yang jauh lebih baik daripada menelan pil.

Kiwi dan Blackcurrant: Kecil-Kecil Cabe Rawit

Peringkat berikutnya ditempati oleh buah-buah beri dan kiwi.

  • Blackcurrant: Mengandung sekitar 180 mg. Warna ungu gelapnya juga menandakan adanya antosianin untuk kesehatan mata.
  • Kiwi: Sering jadi pilihan kaum diet, buah ini punya kadar sekitar 93 mg. Menariknya, Kiwi emas (Golden Kiwi) biasanya punya kadar yang sedikit lebih tinggi daripada yang hijau.

Pepaya: Si Murah yang Menyalip Jeruk

Ini yang sering bikin orang kaget. Pepaya, buah yang sangat mudah didapat dan harganya terjangkau, ternyata punya kadar Vitamin C yang lebih tinggi dari jeruk, yaitu sekitar 60-65 mg per 100 gram. Bonusnya? Pepaya mengandung enzim papain yang sangat ramah bagi lambung dan membantu penyerapan protein.

Lalu, Dimana Posisi Jeruk?

Jeruk sebenarnya berada di posisi yang cukup rendah dalam daftar elit ini, dengan kandungan sekitar 53 mg. Tentu saja, jeruk tetap bagus karena praktis dikonsumsi dan segar, tapi ia bukan lagi pemegang mahkota jika kita hanya mengejar angka Vitamin C semata.

Daftar Ringkas Per 100 Gram:

  1. Kakadu Plum: 3.000 mg+
  2. Acerola Cherry: 1.600 mg
  3. Jambu Biji: 228 mg
  4. Blackcurrant: 181 mg
  5. Kiwi: 93 mg
  6. Stroberi: 59 mg
  7. Pepaya: 62 mg
  8. Jeruk: 53 mg

Catatan Penting Agar Vitaminnya Tidak “Lari”

Seringkali kita sudah makan buah yang tepat, tapi cara makannya salah. Vitamin C adalah nutrisi yang paling gampang rusak karena panas dan oksigen.

  • Jangan Dipajang Terlalu Lama: Begitu buah dikupas atau dipotong, segera habiskan. Membiarkan potongan buah terpapar udara terlalu lama akan mengurangi kadar vitaminnya lewat proses oksidasi.
  • Pilih yang Segar, Bukan Jus Kemasan: Jus buah dalam kemasan biasanya sudah melewati proses pemanasan (pasteurisasi) yang membunuh sebagian besar Vitamin C alaminya.

Jadi, daripada membeli suplemen mahal yang dosisnya sering kali berlebihan bagi ginjal, mengapa tidak mulai rutin menyetok jambu biji atau pepaya di meja makan? Alami, lebih murah, dan pastinya lebih enak.

Temukan khasiat alami dari